{"id":4927,"date":"2016-10-02T12:48:36","date_gmt":"2016-10-02T12:48:36","guid":{"rendered":"http:\/\/www.grahabuku.com\/?post_type=product&#038;p=4927"},"modified":"2016-10-02T12:48:36","modified_gmt":"2016-10-02T12:48:36","slug":"mutiara-faidah-kitab-tauhid","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/product\/mutiara-faidah-kitab-tauhid\/","title":{"rendered":"Mutiara Faidah Kitab Tauhid"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Dahulu Syaikh Muhammad \u2013rahimahullah- menulis Kitab At Tauhid. Beliau mensyarahnya untuk murid-muridnya dan mengulang-ulang pembahasan-pembahasannya kepada mereka. para muridnya kemudian berkata kepadanya, \u201cWahai Syaikh, kami ingin engkau merubah pelajaran ini dengan pelajaran yang lain, seperti kisah, sirah dan sejarah.\u201d Syaikh berkata, \u201cKita akan pertimbangan h<span class=\"text_exposed_show\">al itu insya Allah.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Esok harinya Syaikh menemui mereka dengan raut wajah yang sedih dan seperti sedang berfikir. Para muridnya pun bertanya kepadanya sebab kesedihannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAku mendengar di desa tetangga seorang laki-laki menempati rumah baru. Namun ia khawatir diganggu oleh jin, dan ia pun menyembelih seekor ayam jago untuk jin tersebut di depan pintu rumahnya, dalam rangka taqarrub kepada jin. Aku telah mengutus seseorang untuk mengecek tentang perkara ini\u201d, Syaikh menjelaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata, para muridnya tidak begitu terpengaruh dengan berita tersebut. Mereka hanya mendoakan laki-laki itu dengan hidayah dan mereka pun diam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Esok harinya lagi, syaikh bertemu kembali dengan mereka dan berkata,<br \/>\n\u201cKita telah mengecek tentang kabar kemarin. Ternyata perkaranya tidak seperti yang sampai kepadaku. Laki-laki itu ternyata tidak menyembelih seekor ayam jantan untuk taqarrub kepada jin, akan tetapi ia telah berzina dengan ibunya.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Spontan para muridnya menjadi sangat emosi. Mereka mencela dan terus mencela. Mereka berkata, orang itu harus dingkari, harus dinasehati, harus dihukum.. mereka sangat gaduh dan ramai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syaikh kemudian berkata, \u201cSungguh aneh urusan kalian itu, demikian kalian mengingkari orang yang terjatuh kepada dosa besar, padahal ia tidak sampai keluar dari agama Islam (murtad \u2013pent) karenanya, namun kalian tidak mengingkari orang yang terjatuh kepada perbuatan syirik, menyembelih untuk selain Allah dan beribadah kepada selain-Nya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para murid pun terdiam. Lalu Syaikh memerintahkan salah satu dari mereka, \u201cAmbillah kitab tauhid, kita akan menjelaskannya kembali..\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>[Dinukil dari kitab \u201cIrkab Ma\u2019anaa\u201d Syaikh Dr. Muhammad Al Arify]<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buku Mutiara Faidah Kitab Tauhid ini memberikan penjelasan secara gamblang dan rinci dari keterangan yang di sampaikan oleh Syaikh Muhammad at-Tamimi dalam kitab beliau Kitabut Tauhid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kitab ini merupakan lumbung ilmu tauhid agung yang di jadikan referensi oleh para ulama ahlussunnah dan para penuntut ilmu syar\u2019i dalam mempelajari aqidah yang benar dari Al-Qur\u2019an dan As-Sunnah. Dalam Buku ini terkandung lautan faedah yang bisa didapatkan dari Kitabut Tauhid bagi orang-orang yang memendam rasa rindu untuk melihat wajah-Nya di akhirat kelak\u2026<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dahulu Syaikh Muhammad \u2013rahimahullah- menulis Kitab At Tauhid. Beliau mensyarahnya untuk murid-muridnya dan mengulang-ulang pembahasan-pembahasannya kepada mereka. para muridnya kemudian berkata kepadanya, \u201cWahai Syaikh, kami ingin engkau merubah pelajaran ini dengan pelajaran yang lain, seperti kisah, sirah dan sejarah.\u201d Syaikh berkata, \u201cKita akan pertimbangan hal itu insya Allah.\u201d Esok harinya Syaikh menemui mereka dengan raut<\/p>\n","protected":false},"featured_media":4928,"template":"","meta":[],"product_cat":[922],"product_tag":[644,980,1033],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product\/4927"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/product"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"product_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product_cat?post=4927"},{"taxonomy":"product_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grahabuku.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product_tag?post=4927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}